Lirik Lagu Tegar - Aku Yang Dulu

Lirik Lagu Tegar - Aku Yang Dulu
==================================================

Aku yang dulu bukanlah yang sekarang
Dulu ditendang sekarang ku di sayang
Dulu dulu dulu ku menderita
Sekarang Q bahagia


Cita citaku menjadi orang kaya
Dulu ku susah sekarang alhamdulillah
Bersyukurlah pada Yang Maha Kuasa
Memberi jalan untukmu semuanya

Hidupku dulunya seorang pengamen
Pulang malam selalu bawa uang receh
Mengejar cita cita paling mulia
Membantu keluarga dirumah

Sekolah dulu ku gak punya biaya
Terpaksa ku harus mencari nafkah
Tetapi, aku tak berputus asa
Pasti Yang Kuasa memberi jalannya

Hidupku dulunya seorang pengamen
Pulang malam selalu bawa uang receh
Mengejar cita cita paling mulia
Bersyukur masuk dapur rekaman

Hidupku dulunya seorang pengamen
Pulang malam selalu bawa uang receh
Mengejar cita cita paling mulia
Bersyukur masuk dapur rekaman

Sekolah dulu qu ga punya biaya
Terpaksa ku harus mencari nafkah
Paling bisa bantu dengan penuh cinta
Cinta yang penuh warna

Aku yang dulu bukanlah yang sekarang
Dulu ditendang sekarang ku disayang
Dulu dulu dulu ke menderita
Sekarang Q bahagia

Cita citaku menjadi orang kaya
Dulu ku susah sekarang Alhamdulillah
Bersyukurlah pada Yang Maha Kuasa
Memberi jalan untukmu semuanya
====================================================

Jangan ketinggalan bro baca artikel ini juga:

» Read More...

KATA-KATA BERDOA DIFACEBOOK


Kata kata untuk berdoa dapet dari facrbook yang mungkin untuk cermin anda-anda yang membaca
=============================================================
Untuk yang hatinya letih:

Tuhanku Yang Maha Lembut,

Aku letih dengan tidak baiknya
sikap orang yang seharusnya mengerti
niat baikku.

Mengapakah Engkau mengijinkan
orang yang kubaiki
tidak berlaku baik kepadaku?

Aku tahu, ini pasti untuk kebaikanku.

Maka aku mohon,
kuatkanlah keikhlasanku
untuk memperbaiki sikapku
terhadap orang dan keadaan
yang tak bisa kuperbaiki.

Tuhan, kosongkanlah dadaku dari beban.

=============================================================
‎"Jika engkau ingin berbahagia,

impikanlah yang besar
tapi ikhlaslah memulai dari yang kecil,

bekerjalah setulusnya
seperti engkau bekerja hanya untuk Tuhan,

terimalah apa pun hasilmu dengan gembira
seperti engkau menerimanya langsung dari Tuhan,

beranikanlah dirimu mencoba yang baru
seperti Tuhan menugaskan seratus malaikat sebagai pendampingmu,

pulanglah ke rumah dengan kerinduan
untuk mencintai keluargamu dengan mesra,

dan lakukanlah itu semua dengan sebaik-baiknya 
karena sesungguhnya Tuhan sedang menyaksikanmu."

=============================================================
Hanya sekedar berbagi kisah untuk kebaikan kita semua dan sama sekali tdak bermaksud menggurui

Awalnya di sebuah kegiatan pesantren kilat di banyumas , saya bertemu dengan seorang yang tidak bisa berjalan dengan sempurna (maaf, cacat). waktu itu menjelang shalat Ashar, dia berjalan dengan susah payah karena waktu itu iqomah sudah di kumandangkan oleh muadzin, awalanya saya tidak tahu kalau orang itu mau ke mushola.

Singkat cerita setelah selesai sholat kami berbincang, kemudian saya pun bertanya, anda itu dari mana koq sampe  lari tergopoh - gopoh seperti itu, bapak puasa kan? lalu dia bilang alhamdulillah puasa mas, saya habis kerja di kebun kelapa punya pak carik, tadi saya minta ijin dulu sama pak carik buat shalat ashar berjamaah, tp agak dilarang sm pak carik tanggung belum selesai katanya, tapi saya ttp maksa buat ke mushola,  oh gitu.. apa nanti gak di marahin sama pak carik kalau bapak ketahuan ke mushola, kan bisa shalat dirumah pak carik kata saya. kemudian bapak itu berkata, Lebih baik saya dimarahin sama pak carik dari pada sama ALLAH, biarpun dengan merangkak insya allah akan  saya lakukan biar bs shalat berjamaah mas, kalau rejeki gak akan kemana, yang kasih rejeki itu ALLAH bukan pak carik, insya allah ada jalan mas, yang penting kita selalu bersyukur dan ikhlas berapapun pendapatan kita, inysa allah hidup kita berkah. 

Saya benar-benar MALU setelah mendengar kata2 bapak tadi, sedangkan kita yang sehat jasmani nya saja terkadang enggan buat pergi ke mesjid kalau tidak bulan puasa, dan terkadang lebih mementingkan pekerjaan kita yang mungkin belum selesai dengan mengulur-ulur waktu shalat kita, kadang kita juga masih mengeluh dan kurang bersyukur dengan apa yang kita punya, 

Semoga Allah memuliakan hidupnya di dunia dan Akherat kelak. amin 

» Read More...

Recent Post

Diberdayakan oleh Blogger.