Gus Dur seperti tidak pernah kehabisan cerita, khususnya yang bernada sindiran politik. Menurut dia, ada kejadian menarik di masa pemerintah Orde Baru.
Suatu kali Presiden Soeharto berangkat ke Mekkah untuk berhaji. Karena yang pegi seorang persiden, tentu sejumlah menteri harus ikut mendampingi. Salah satunya "peminta pertunjuk" yang paling rajin, Menteri Penerangan Harmoko.
Setelah melewati beberapa ritual haji, rombongan Soeharto pun melaksanakan jumrah, yakni simbol untuk mengusir setan dengan cara melempar batu ke sebuah tiang mirip patung. Di sini lah muncul masalah, terutama bagi Harmoko.
Beberapa kali batu yang dilemparkannya selau berbalik menghantam jidatnya. "Wah kenapa jadi begini ya?" cerita Gus Dus menuturkan pernyataan Harmoko yang saat itu tampak gemetar karena takut.
Lalu Harmoko pindah posisi. Hasilnya sama saja, batu yang dilemparnya seperti ada yang melempar balik ke arah dirinya. Setelah tujuh kali lemparan hasilnya selalu sama, Harmoko pun menoleh ke kanan dan ke kiri, mencari-cari posisi presiden untuk "minta petunjuk".
Setelah ketemu, lalu dengan lega ia tergopoh-gopoh menghampiri Bapak Presiden. Namun, sebelum sampai di hadapan Soeharto, ia turut mendengar bisikan "Hai manuia, sesama setan jangan saling lempar."
» Read More...
Saking udah bosannya keliling dunia, GusDur coba cari suasana di pesawat RI-01. Kali ini dia mengundang Presiden AS dan Perancis terbang bersama Gus Dur buat keliling dunia. Boleh dong, emangnya AS dan Perancis aja yg punya pesawat kepresidenan. Seperti biasa... setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya. Tidak lama presiden Amerika, Clinton mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata:
"Wah kita sedang berada di atas New York!"
Presiden Indonesia (Gus Dur): "Lho kok bisa tau sih?"
"Itu.. patung Liberty kepegang!", jawab Clinton dengan bangganya.
Ngga mau kalah presiden Perancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar.
"Tau nggak... kita sedang berada di atas kota Paris!", katanya dengan sombongnya. Presiden Indonesia:
"Wah... kok bisa tau juga?"
"Itu... menara Eiffel kepegang!", sahut presiden Perancis tersebut.
Karena disombongin sama Clinton dan Chirac, giliran Gus Dur yang menjulurkan tangannya keluar pesawat...
"Wah... kita sedang berada di atas Tanah Abang!!!", teriak Gus Dur.
"Lho kok bisa tau sih?" tanya Clinton dan Chirac heran karena tahu Gus Dur itu kan
nggak bisa ngeliat.
"Ini... jam tangan saya ilang...", jawab Gus Dur kalem.
» Read More...
1. Mahasiswa introvert= punya bahan untuk belajar buat ujian dari dosen hanya disimpan buat sendiri, ogah bagiin ke teman-teman.
2. Mahasiswa perpustakaan berjalan= kemana-kemanabawa buku yang tebal-tebal
3. Mahasiswa Salon= Setiap kali ke kampus selalu gonta-ganti model rambut dan make up.
4. Mahasiswa Konter = dating ke kampus menawarkan jasa pulsa elektrik
5. Mahasiswa program KB= IP 2 cukup
6. Mahasiswa hemat listrik= suka ngecas hape dan Laptop di kampus
7. Mahasiswa cool= paling sukadudukdibawah AC ketikakuliah
8. Mahasiswa game center = mahasiswa yang dating ke kampus Cuma buat maen game online bareng temen seangkatan
9. Mahasiswalasvegas = ke kampus cumabuat maen poker sama UNO di kantin.
10. Mahasiswa bermodal cinta= dating kekampus gak bawa apa-apa
11. Mahasiswa seks bebas = suka nyucuk flashdisk berisi virus keberbagai laptop
12. Mahasiswajoki 3 in 1 = suka nebeng temen ke kampus
13. Mahasiswa gaib = kehadirannya tidak jelas.
14. Mahasiswa kura - kura = kuliah rapat kuliah rapat
15. MahasiswaTilang = Titip absen langsung pulang
16. Mahasiswa kupu-kupu= kuliah-pulang kuliah-pulang
17. Mahasiswa salesman = gaya berpakaiannya susah dibedakan antara mahasiswa dan salesman
18. Mahasiswa SOGO = kekampusdandannya kaya mauliburankeluarnegri
Sumber: Kiriman dari Teman
» Read More...
Sebut saja Markotop, seorang anggota DPR yang meski kemampuannya "meragukan" alias bodoh, namun sangat "PD". Suatu Hari ditanya seorang wartawan.
"Berapa umur Anda, Pak?"
 |
DPR yang selalu konsisten. Datang Paraf Rupiah Sumber foto : pasirhalus . blogspot . com |
"Tigah Puluh" Jawab Markotop singkat.
"Lho, saya wawancarai Anda lima tahun lalu ketika baru terpilih sebagai anggota DPR usia Anda 30 tahun, kok tidak berubah!" Ujar si Wartawan heran.
"Sebagai politisi, saya harus konsisten." Ujar Markotop mantap.
Sumber : Buku "Tawa Sehat Warisan Gus Dur"
» Read More...