Kebun Jagung

Ada orang yang bernama Pak Budi menulis surat kepada anaknya Wahab yang ada dipenjara di Nusa Kambangan karena dituduh terlibat terorisme.
Isi suratnya: "Wahab, bapakmu ini sudah tua, sekarang sedang musim tanam jagung, dan kamu ditahan di penjara pula, siapa yang mau membantu bapak mencangkul kebun jagung ini?"
Kemudian anaknya membalas surat itu beberapa minggu kemudian. "Pak, jangan cangkul kebun itu, saya menanam senjata di sana," kata si anak dalam surat itu.
Rupanya surat itu didengar oleh pihak intelejen ,maka keesokan harinya setelah si bapak terima surat itu, datanglah satu pleton polisi dari kota itu.
Lalu tanpa banyak bicara mereka segera ke kebun jagung dan sibuk seharian mencangkul mencari senjata itu di kebun tersebut. Setelah mereka pergi, si bapak menulis kembali  surat ke anaknya.
"Wahab, setelah bapak terima suratmu, datang satu pleton polisi mencari senjata di kebun jagung kita, namun tanpa hasil. Apa yang harus bapak lakukan sekarang?"
Si anak kembali membalas surat tersebut, "Sekarang bapak mulai tanam jagung aja, kan udah dicangkul sama polisi, dan jangan lupa ngucapin terima kasih kepada mereka."

» Read More...

Narapidana

Seorang narapidana akan dijatuhi hukuman gantung sampai mati.Pagi-pagi sekali,seorang sipir datang menjemput ke selnya.
" Selamat pagi, Tuan?" Kata sang sipir dengan dengan penuh hormat.
" Selamat pagi,,,," Kata sang narapidana dengan malas.
" Apa kabarnya tuan pagi ini?" tanya sang sipir lagi.
" Belum baca surat kabar" Jawab narapidana.
Setelah sang narapidana makan pagi,sipir mengajaknya keluar dari selnya.Di lapangan tempat dia menjalani hukuman gantung itu sudah berkumpul orang-orang yang akan menyaksikan eksekusi itu. Diantar mereka yang hadir nampak kepala penjara dimana dia di penjarakan,jaksa yang menuntutnya,hakim yang memvonisnya,kepala polisi dan pendeta yang akan menuntunnya berdoa sebelum dia di gantung.
Tapi sang narapidana menolak ketika seorang akan menutup matanya dengan kain hitam.
" Kenapa?" Tanya petugas itu.
" Saya ingin melihat ekspresi wajah-wajah mereka yang menonton pertunjukkan gratis ini." Jawab sang narapidana.Dengan tenang narapidana itu mendekati tiang gantungan dan tangannya,sambil menggoyang-goyang tiang gantungan itu.
" Bagaimana ini tiang gantungan ini tidak kuat,sudah lapuk.Kalau tiang ini sampai patah kan saya jatuh dan patah leher saya,saya bisa mati" Kata sang narapidana.

» Read More...

Siapa Beruntung

-->

Seorang pencuri mobil telah dihadapkan ke depan sidang pengadilan.Sebenarnya pencuri ini sudah sering keluar masuk penjara.Hakim yang mengadilinyapun itu-itu juga.Bahkan hampir-hampir menolak ketika disuruh mengadili pencuri ulung ini.Didepan pengadilan,sang hakim mulai mengajukan pertanyaan: “ Kenapa,kau masih juga mencuri?” Kata hakim dengan garang. “ Tapi apa yang saya lakukan itu menguntungkan orang lain,pak hakim” Jawab si terdakwa dengan tenang dan penuh percaya diri. “ Menguntungkan orang lain? Justru kamu merugikan orang lain!” Kata hakim geram.
”Coba pak hakim : pemilik mobil yang mobilnya saya curi akan mendapatkan penggantian dari asuransi.Dari uang penggantian itu,si pemilik mobil tadi bisa beli lagi mobil yang baru.Ini berarti penjual mobil mendapat untung,karena mobilnya laku.Penjual mobil akan kembali lagi ke pabrik.Pemilik pabrik mobil tentu merasa senang karena jualannya laku.Ini berarti masuknya uang ke kas negara!” Jawab terdakwa.Hakim terdiam kemudian si terdakwa berkata lagi ”Adakah yang saya rugikan?” ”Ada,saya yang dirugikan!” Kata salah seorang pengunjung disudut sana.Dia tidak lain adalah pemilik perusahaan asuransi.”Siapa yang akan mengganti rugi pada asuransi.”

» Read More...

Recent Post

Diberdayakan oleh Blogger.